Kapten PERSIB Bandung Marc Klok menilai rotasi dan mentalitas positif menjadi bekal penting bagi tim di tengah jadwal pertandingan yang padat. Menjelang laga kandang melawan The Cong Viettel FC di ACL 2, ia meminta seluruh pemain menjaga kebugaran dan memanfaatkan waktu persiapan yang terbatas.
Klok mengakui singkatnya jeda ant pertandingan membuat kesiapan fisik dan mental menjadi pertimbangan utama. Pelatih akan menilai kondisi pemain sebelum menentukan siapa yang dapat tampil dalam pertandingan berikutnya.
“Seperti yang dikatakan pelatih, kami menghadapi pertandingan penting lainnya. Besok, kami akan melihat siapa yang siap secara fisik dan mental untuk bermain,” ujar Klok.
Bagi PERSIB, laga melawan wakil Vietnam itu juga menjadi kesempatan membangun momentum di kompetisi Asia. Klok menyebut enam poin dari dua pertandingan awal sebagai target yang akan menjadi awal sangat baik bagi perjalanan tim.
Rotasi PERSIB perlu dijalani dengan sikap profesional
Padatnya agenda membuat susunan pemain bisa berubah dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Keputusan rotasi dapat dipengaruhi kondisi kebugaran, pertimbangan taktik, maupun pilihan pelatih. Klok menegaskan semua pemain perlu memahami bahwa kesempatan bermain tidak selalu datang pada waktu yang sama.
Ia menyadari setiap pemain tentu ingin turun ke lapangan. Namun, ketika seorang pemain mendapat giliran beristirahat dan pemain lain dipercaya tampil, seluruh skuad tetap harus menjaga kebersamaan. Komunikasi yang baik, menurut Klok, penting agar setiap anggota tim merasa menjadi bagian dari tujuan bersama.
“Kami harus tetap bersama. Dalam satu pertandingan, saya mungkin bermain, tetapi pada pertandingan berikutnya pemain lain yang mendapatkan kesempatan. Kami melakukan rotasi karena faktor kebugaran, keputusan pelatih, maupun taktik,” katanya.
Klok menekankan lingkungan tim harus tetap positif dan berorientasi pada kemenangan. Pemain yang belum mendapat kesempatan tetap perlu bersiap, sebab kontribusi seluruh anggota skuad dibutuhkan sepanjang musim. Kesiapan itu menjadi semakin penting ketika PERSIB harus membagi tenaga di kompetisi domestik dan Asia.
Igor Tolic evaluasi kondisi pemain sebelum menentukan susunan
Pelatih PERSIB Igor Tolic juga memprioritaskan pemulihan setelah tim menghadapi Dewa United di Super League 2026/2027. Skuad menjalani sesi pemulihan dan mendapat waktu istirahat 24 jam. Setelah itu, tim pelatih mengevaluasi kondisi pemain sebelum menentukan komposisi untuk menghadapi The Cong Viettel FC.
Tolic menilai lawan memiliki organisasi permainan yang solid, ditopang pemain lokal dan asing berkualitas serta pelatih yang memahami pendekatan taktiknya. PERSIB, kata dia, akan berfokus pada persiapan sendiri dan berusaha memanfaatkan kelemahan lawan saat pertandingan berlangsung.
Sejumlah pemain juga berada dalam tahap pemantauan. Sandy Walsh telah kembali berlatih dan dinyatakan siap bermain, meski keputusan mengenai susunan pemain baru akan dibuat setelah evaluasi terakhir. Beckham Putra menunjukkan perkembangan pemulihan yang positif, tetapi belum akan dimainkan dalam laga tersebut.
Adapun kondisi Febri masih diperiksa, sementara Dedi Kusnandar menunjukkan perkembangan pemulihan yang baik. Tolic belum memastikan kapan Dedi dapat kembali bermain. Situasi ini membuat evaluasi kebugaran menjadi bagian penting dalam menentukan pilihan pemain, bukan hanya untuk satu laga, tetapi juga untuk menjaga kesiapan skuad menghadapi rangkaian pertandingan.
Dukungan Bobotoh jadi bagian dari kekuatan tim
Klok berharap PERSIB dapat memanfaatkan laga kandang untuk meraih tiga poin. Menjaga konsistensi, menjalankan strategi, dan beradaptasi dengan tantangan di setiap pertandingan menjadi pekerjaan yang harus dituntaskan tim dengan waktu persiapan yang terbatas.
Di tengah tuntutan tampil di beberapa kompetisi, dukungan Bobotoh turut menjadi sumber motivasi bagi pemain. Tolic mengapresiasi kebersamaan suporter dan menegaskan perjalanan klub bukan hanya urusan pemain, melainkan juga pelatih, staf, dan penggemar.
“Kita harus tetap bersama karena perjalanan ini bukan hanya tentang pemain. Ini adalah tentang pemain, pelatih, staf, dan para penggemar. Kita semua adalah satu kesatuan. Kita adalah Persib Bandung,” ujar Tolic.
Bagi PERSIB, mengelola kebugaran dan menjaga suasana positif di dalam skuad akan terus menjadi tantangan selama jadwal kompetisi berlangsung padat. Rotasi yang dijalankan dengan komunikasi dan sikap profesional diharapkan membantu tim tetap kompetitif, sekaligus menjaga peluang meraih hasil baik di kandang maupun di kompetisi Asia.