Inter Milan punya kesempatan menjaga posisi teratas Liga Italia saat menjamu AC Milan di Giuseppe Meazza, Minggu dini hari WIB, 1 November 2026. Namun, pelatih Inter Cristian Chivu menilai hasil Derbi della Madonnina itu belum akan menentukan siapa yang bersaing untuk gelar Scudetto.
Inter datang dengan 25 poin dan berada di puncak klasemen. Lazio menguntit dengan jumlah angka yang sama, sedangkan Milan menempati posisi kelima, terpaut tujuh poin dari rival sekotanya. Dengan laga itu disebut sebagai pertandingan kesepuluh musim ini, Chivu mengingatkan bahwa perjalanan kompetisi masih panjang.
Menurut laporan detikSport, pelatih asal Rumania tersebut tak menganggap posisi di klasemen sebagai penentu suasana maupun hasil derby. Ia menyebut pertandingan ini tetap punya bobot tersendiri, tetapi tiga poin yang diperebutkan tidak serta-merta menentukan arah perebutan gelar.
Poin penting bagi kedua tim, bukan vonis perebutan gelar
Bagi Inter, kemenangan akan membantu mereka mempertahankan posisi teratas. Situasinya ketat karena Lazio memiliki poin yang sama. Karena itu, kehilangan angka dapat membuka peluang bagi pesaing terdekat untuk mengambil alih puncak, meski hasil satu pertandingan belum cukup untuk memastikan siapa yang akan menjadi juara.
Milan juga datang dengan kebutuhan meraih poin. Rossoneri tertinggal dua angka dari Como di posisi keempat dan tiga poin dari AS Roma yang berada di urutan ketiga. Kemenangan atas Inter dapat memperkecil jarak ke papan atas. Sebaliknya, hasil yang tidak menguntungkan akan membuat Milan kehilangan kesempatan memperbaiki posisinya dalam persaingan tersebut.
Tekanan itu hadir pada kedua kubu, tetapi Chivu meminta timnya tidak larut memikirkan beban derby. Ia menilai pertandingan semacam ini menuntut pemain menjalankan tugas dengan tepat, tanpa perlu menentukan siapa yang lebih diunggulkan berdasarkan tabel klasemen.
“Musim lalu mengajarkan saya bahwa pertandingan derby tidak menentukan.”
Chivu juga mengakui Milan memiliki kekuatan dan kemampuan untuk menyulitkan Inter. Ia menilai laga ini selalu membawa motivasi tambahan, terlepas dari posisi kedua tim. Dalam keterangannya yang dikutip detikSport dari TMW, Chivu menegaskan bahwa derby tetap merupakan tantangan besar di Serie A, tetapi statusnya masih satu pertandingan dari rangkaian panjang musim.
Catatan derby memberi beban tambahan kepada Inter
Meski unggul tujuh poin dan memimpin klasemen, Inter memiliki catatan kurang baik dalam pertemuan terakhir dengan Milan. Nerazzurri tidak berhasil mengalahkan rival sekotanya itu dalam tujuh laga domestik berturut-turut. Dalam empat derby terakhir di Serie A, Inter bahkan menelan tiga kekalahan.
Rekor tersebut membuat laga di Giuseppe Meazza tak hanya menjadi ujian untuk mempertahankan posisi di klasemen. Inter juga berupaya memutus rentetan hasil yang tidak memihak mereka. Namun, catatan masa lalu tidak otomatis menjadikan Milan sebagai favorit. Chivu menilai derbi sulit diprediksi karena kedua tim sama-sama masuk dengan ambisi dan tekanan.
Selisih poin juga memperlihatkan bahwa kepentingan mereka tidak sepenuhnya sama. Inter ingin menjaga jarak dari para pesaing di puncak, sementara Milan perlu mendekati tim-tim yang berada di atasnya. Hasil laga akan berpengaruh pada posisi masing-masing, tetapi belum menjawab bagaimana persaingan gelar berkembang sampai akhir musim.
Chivu meminta Inter fokus pada pelaksanaan di lapangan
Pesan Chivu menjelang pertandingan berpusat pada cara Inter menghadapi tekanan, bukan pada kalkulasi gelar. Ia meminta pemain memberi perhatian pada hal-hal yang harus dilakukan selama laga. Penilaian soal favorit, menurutnya, tidak banyak membantu ketika atmosfer derby dan ambisi kedua tim sama-sama besar.
Inter tetap mengincar tiga poin untuk menjaga puncak klasemen. Milan pun membidik kemenangan agar jarak dengan Como dan Roma tidak melebar. Tetapi, bagi Chivu, hasil pertandingan ini harus dibaca sebagai satu bagian dari musim, bukan penentu tunggal perebutan Scudetto.
Derbi akan berlangsung di Giuseppe Meazza pada Minggu dini hari WIB. Setelah pertandingan kesepuluh itu, kedua tim masih harus melanjutkan kompetisi dengan posisi dan target masing-masing di klasemen Liga Italia.