Empat pemain asing yang lama berkarier di Indonesia—Taisei Marukawa, Jordy Wehrmann, Ciro Alves, dan David da Silva—dikaitkan dengan kemungkinan naturalisasi. Latar belakang dan perkembangan masing-masing berbeda, mulai dari pemain yang memiliki darah Indonesia hingga mereka yang menyatakan ingin menjadi bagian dari Timnas Indonesia.
Namun, informasi mengenai status proses mereka tidak sama. Marukawa menyebut telah menyerahkan dokumen yang diperlukan dan masih menunggu persetujuan. Wehrmann mengatakan prosesnya sedang diupayakan, sementara Ciro baru diketahui berkonsultasi dengan kantor wilayah Kementerian Hukum. Belum ada keterangan rinci mengenai tahapan David da Silva.
Taisei Marukawa sudah menyerahkan dokumen
Marukawa, pemain Dewa United asal Jepang, menjadi nama terbaru yang menyampaikan perkembangan terkait proses naturalisasi. Pada 8 Oktober 2026, ia mengatakan dokumen yang dibutuhkan telah diserahkan pada bulan yang sama. Pemain berusia 29 tahun itu kini menunggu tahapan berikutnya.
“Saya tidak bisa menjelaskan secara rinci mengenai prosesnya, tetapi saya sudah menyerahkan dokumen yang diperlukan dan saat ini masih menunggu persetujuan,” ujar Marukawa, dikutip dari I.League.
Marukawa telah berkarier di Indonesia sekitar lima tahun. Pengalaman tersebut, menurut pengakuannya, membuat kecintaannya kepada Indonesia semakin kuat. Ia juga menyebut membela tim nasional sebagai impian terbesarnya.
“Impian terbesar saya adalah menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia. Bisa bermain untuk Indonesia akan menjadi sebuah kehormatan yang sangat besar bagi saya,” katanya.
Pernyataan itu menunjukkan keinginan pribadi Marukawa. Meski demikian, status dokumen yang sudah diserahkan tidak dengan sendirinya berarti proses telah selesai. Ia masih menunggu persetujuan dan belum menjelaskan secara rinci tahapan yang harus dilalui.
Jordy Wehrmann punya darah Indonesia
Berbeda dari Marukawa, Wehrmann memiliki hubungan keluarga dengan Indonesia. Gelandang Madura United kelahiran Den Haag itu mempunyai darah Indonesia dari keluarga ibunya yang berasal dari Jakarta. Ia juga pernah menyampaikan bahwa proses naturalisasinya sedang diupayakan.
Dalam perbincangan dengan Yussa Nugraha pada Januari 2026, Wehrmann mengatakan proses tersebut seharusnya sudah berjalan. Ia berharap urusan administrasi dapat segera tuntas, tetapi pada saat itu masih menunggu perkembangan.
“Ya harusnya saat ini sudah berjalan (proses naturalisasi),” ujar Wehrmann. “Saya masih menunggu. Saya berharap proses ini bisa berjalan cepat,” katanya.
Keterangan itu memberi gambaran bahwa Wehrmann belum menyatakan prosesnya selesai. Ia menyampaikan harapan agar administrasi bergerak cepat, tanpa merinci tahapan atau jadwal penyelesaian. Latar keluarganya menjadi pembeda utama dalam kabar naturalisasi yang mengaitkannya dengan tiga pemain lain.
Ciro Alves berkonsultasi, status David da Silva belum rinci
Nama Ciro Alves juga masuk dalam daftar pemain yang dikaitkan dengan naturalisasi. Pemain asal Brasil tersebut menunjukkan keseriusan dengan mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara pada Desember 2025 untuk berkonsultasi. Informasi yang tersedia belum menjelaskan hasil konsultasi ataupun tahap lanjutan yang telah ditempuhnya.
Adapun David da Silva disebut sebagai salah satu pemain asing yang masuk dalam pembahasan naturalisasi. Namun, keterangan mengenai latar belakang, pernyataan pribadi, maupun status prosesnya tidak dijabarkan dalam informasi yang tersedia. Karena itu, kabar yang mengaitkannya dengan naturalisasi belum dapat disamakan dengan perkembangan yang disampaikan Marukawa, Wehrmann, atau Ciro.
Keempat nama tersebut memperlihatkan bahwa pembicaraan tentang naturalisasi pemain tidak selalu berangkat dari situasi yang sama. Ada pemain yang menyebut ikatan keluarga, ada pula yang mengungkapkan keinginan untuk membela Indonesia atau telah berkonsultasi mengenai kewarganegaraan. Rincian lebih lanjut tetap bergantung pada perkembangan proses masing-masing.
Untuk saat ini, pernyataan para pemain memberi gambaran tentang harapan dan langkah awal, bukan kepastian bahwa mereka akan segera memperkuat Timnas Indonesia. Perkembangan administrasi berikutnya akan menentukan apakah rencana naturalisasi itu berlanjut dan bagaimana peluang masing-masing pemain untuk menjadi warga negara Indonesia.