Berita Untuk Kita dan Semua Hari Ini

Otomotif

Mitsubishi Pajero 2027 Hadir di Thailand, Harga Rp806 Juta

Mitsubishi Pajero 2027 diperkenalkan di Thailand dengan banderol mulai 1,499 juta baht, atau sekitar Rp806 juta. SUV tujuh penumpang ini memakai mesin diesel 2,4 liter yang menghasilkan tenaga hingga 204 PS dan torsi 480 Nm. Harga untuk Indonesia belum dipastikan.

Informasi mengenai peluncuran dan spesifikasi tersebut dilaporkan Disway. Thailand menjadi pasar pertama bagi model ini dan diproyeksikan sebagai lokasi perakitan untuk kawasan Asia Tenggara. Namun, belum ada keterangan dalam laporan tersebut mengenai jadwal penjualan maupun harga resmi di Indonesia.

Tiga varian dengan selisih harga hingga 500.000 baht

Mitsubishi menawarkan Pajero 2027 dalam tiga pilihan, yakni GLS, GSR, dan Super Exceed. Ketiganya memiliki konfigurasi tujuh tempat duduk. Di Thailand, GLS dibanderol 1,499 juta baht, GSR 1,699 juta baht, sedangkan Super Exceed menjadi varian tertinggi dengan harga 1,999 juta baht.

Jika dikonversi ke rupiah menggunakan perkiraan dalam laporan, harga masing-masing varian setara sekitar Rp806 juta, Rp922 juta, dan Rp1,07 miliar. Perbedaan antara harga termurah dan termahal mencapai 500.000 baht, atau sekitar Rp264 juta berdasarkan angka konversi yang dicantumkan.

Nilai rupiah itu bukan harga resmi untuk Indonesia. Angka tersebut merupakan estimasi yang dapat berubah mengikuti nilai tukar. Pajero 2027 juga belum diumumkan akan dipasarkan di Tanah Air, sehingga konsumen belum bisa menjadikan kisaran tersebut sebagai patokan harga saat mobil ini tersedia di Indonesia.

Rentang harga di Thailand memberi gambaran bahwa calon pembeli di negara itu memiliki tiga tingkat pilihan. Namun, rincian perbedaan kelengkapan antara GLS, GSR, dan Super Exceed tidak dijelaskan dalam informasi yang tersedia. Karena itu, belum dapat dipastikan fitur apa saja yang membedakan masing-masing varian selain posisi harganya.

Mesin diesel 2,4 liter menghasilkan 204 PS

Seluruh varian menggunakan mesin turbodiesel 2,4 liter berkode 4N16 Gen 2 VGT. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 204 PS dengan torsi puncak 480 Nm. Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis delapan percepatan.

Transmisi itu dilengkapi paddle shift. Fitur tersebut memungkinkan pengemudi melakukan perpindahan gigi melalui tuas di area kemudi. Meski demikian, laporan yang sama tidak merinci konsumsi bahan bakar, kemampuan akselerasi, maupun angka performa lain. Informasi yang sudah disebutkan berfokus pada kapasitas mesin, tenaga, torsi, dan jenis transmisinya.

Angka 204 PS dan 480 Nm menjadi data utama untuk membaca kemampuan mesin Pajero 2027. Akan tetapi, spesifikasi itu saja belum cukup untuk membandingkan keseluruhan karakter berkendara dengan model lain. Data seperti bobot kendaraan, pilihan sistem penggerak, serta hasil pengujian juga belum tercantum dalam keterangan yang tersedia.

Sasis ladder frame menjadi fondasi SUV

Pajero 2027 dikembangkan dengan konstruksi sasis ladder frame. Basis ketangguhannya disebut mengacu pada pikap Mitsubishi Triton. Rancangan ini selaras dengan karakter SUV yang ditujukan untuk kebutuhan keluarga sekaligus menghadapi beragam kondisi jalan, sebagaimana dijelaskan dalam laporan peluncurannya.

Namun, tidak ada rincian lebih jauh mengenai kemampuan kendaraan di medan tertentu atau fitur penggerak yang ditawarkan pada tiap varian. Informasi fitur keselamatan juga belum dipaparkan secara lengkap. Sebutan teknologi keselamatan modern dalam pemberitaan belum disertai daftar sistem atau perangkat spesifik, sehingga belum cukup untuk menilai kelengkapan perlindungannya.

Susunan tujuh kursi menjadi salah satu aspek yang jelas pada ketiga varian. Bagi pembeli yang mempertimbangkan SUV untuk membawa banyak penumpang, kapasitas tempat duduk tersebut memberi gambaran awal. Ukuran kabin, kapasitas bagasi, serta pengaturan kursi belum dijelaskan dalam informasi peluncuran yang dirujuk.

Untuk pasar Indonesia, perkembangan yang perlu ditunggu adalah kepastian distribusi dan harga resmi. Sampai ada pengumuman lebih lanjut, angka Rp806 juta hingga Rp1,07 miliar hanya mencerminkan konversi harga Thailand, bukan banderol yang ditetapkan untuk konsumen di Indonesia.

Beritakita