M. Kiandra Ramadhipa memburu posisi tiga besar klasemen FIM Moto3 Junior World Championship 2026 pada putaran penutup di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, 16–18 Oktober. Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu datang dengan modal podium kedua di seri sebelumnya dan masih memiliki peluang memperbaiki posisinya sebelum musim berakhir.
Ramadhipa kini berada di peringkat keempat klasemen sementara dengan 113 poin. Jaraknya dari posisi ketiga adalah 23 poin. Dua balapan di Misano menjadi kesempatan terakhirnya untuk mengejar ketertinggalan sekaligus menutup musim dengan hasil yang membanggakan.
Modal dua hasil kuat di Aragón
Dalam putaran sebelumnya di MotorLand Aragón, Spanyol, pada 27 September 2026, Ramadhipa finis kedua pada Race 1 dan menempati posisi keempat di Race 2. Ia mengendarai Honda NSF250RW bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team dalam seri tersebut.
Dua hasil itu memperkuat posisinya di lima besar klasemen dan menjaga peluang untuk menembus tiga besar. Namun, selisih 23 poin dari peringkat ketiga membuat setiap hasil di Misano berpotensi menentukan. Karena itu, seri penutup bukan sekadar kesempatan menambah poin, melainkan juga ujian untuk menjaga performa di bawah tekanan persaingan klasemen.
Ramadhipa dan timnya menjalani evaluasi untuk mempertahankan konsistensi sekaligus meningkatkan daya saing. Fokus tersebut diperlukan agar ia dapat memanfaatkan peluang selama balapan, terutama dalam persaingan yang bergerak dinamis di lintasan.
Dua balapan menentukan di Misano
Misano dikenal memiliki karakter lintasan yang cepat. Dalam persiapan menghadapi putaran terakhir, kemampuan membaca dinamika balap menjadi salah satu perhatian Ramadhipa dan tim. Mereka juga berupaya memastikan setiap peluang untuk memperoleh poin dapat dimaksimalkan.
Rangkaian akhir pekan balap dimulai dengan kualifikasi pada Sabtu, 17 Oktober. Dua balapan dijadwalkan berlangsung sehari kemudian, Minggu, 18 Oktober, masing-masing sepanjang 16 lap. Race 1 dimulai pukul 11.00 waktu setempat, sedangkan Race 2 dijadwalkan pada pukul 14.00.
Format dua balapan itu memberi Ramadhipa dua kesempatan untuk memburu hasil terbaik. Konsistensi di kedua race akan menjadi penting: hasil baik pada satu balapan perlu diikuti performa yang kuat pada balapan berikutnya agar peluang mengumpulkan poin tetap terbuka. Seri ini sekaligus menjadi penutup perjuangannya di kejuaraan musim 2026.
Ramadhipa ingin menutup musim dengan podium
Ramadhipa menyatakan siap menghadapi putaran terakhir dan bertekad mengakhiri musim dengan hasil positif. Ia menyadari peluang untuk memperbaiki posisi masih ada, meski persaingan menuju tiga besar menuntut penampilan maksimal di Misano.
“Saya siap untuk bertarung di last round ini dan ingin mengakhiri musim dengan hasil yang positif dan membanggakan. Peluang memang masih terbuka. Saya akan berusaha melakukan yang terbaik untuk bisa meraih podium. Mohon dukungannya,” ujar Ramadhipa.
Target podium yang disampaikan Ramadhipa sejalan dengan kebutuhan untuk menambah poin pada seri terakhir. Hasil di Aragón telah menjadi pijakan, tetapi posisi klasemen belum aman untuk mencapai sasaran tiga besar. Dua race di Italia akan menentukan sejauh mana ia dapat memperkecil jarak dengan pebalap di atasnya.
Bagi Ramadhipa, penutup musim ini juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan konsistensi bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team. Dengan kualifikasi dan dua balapan yang telah terjadwal, perhatian kini tertuju pada bagaimana ia mengubah peluang di Misano menjadi hasil nyata di lintasan.