Nintendo menyiapkan penambahan stok Switch 2 edisi The Legend of Zelda 40th Anniversary setelah konsol tersebut habis dipesan tak lama setelah masa pre-order dimulai. Namun, sampai saat ini belum ada kepastian mengenai jumlah unit tambahan maupun kapan restock akan tersedia.
Informasi itu disampaikan Bill van Zyll, Vice President dan General Manager Nintendo untuk kawasan Amerika Latin, dalam wawancara dengan kanal YouTube Coelho no Japão. Seperti dilaporkan Jagat Play, Nintendo mengakui sebelumnya kurang memperhitungkan besarnya minat penggemar terhadap konsol edisi khusus tersebut.
Kabar restock memberi peluang bagi calon pembeli yang belum kebagian. Namun, tanpa jadwal dan kuota yang jelas, mereka belum bisa memastikan kapan kesempatan berikutnya datang. Ketidakpastian ini juga membuat konsumen perlu berhati-hati terhadap penawaran dari penjual yang memasang harga di atas harga resmi.
Pre-order habis sebelum peluncuran 29 Oktober
Switch 2 edisi Zelda 40th Anniversary dijadwalkan meluncur pada 29 Oktober 2026. Harga resminya di Amerika Serikat ditetapkan sebesar US$519,99. Konsol ini datang dengan tampilan hitam dan emas, sementara Joy-Con menggunakan nuansa hijau dan emas. Dock-nya dihiasi ornamen Triforce.
Perpaduan desain tersebut membedakannya dari perangkat reguler dan menempatkannya sebagai produk khusus bagi penggemar seri Zelda. Meski demikian, bahan yang tersedia tidak menyebut adanya perubahan spesifikasi konsol dibandingkan Switch 2 biasa. Daya tarik yang disebutkan terutama terletak pada tema dan tampilan edisinya.
Minat tinggi tidak berhenti pada konsol. Aksesori berupa Zelda 40th Anniversary Edition Pro Controller juga ikut diburu, dengan harga resmi US$99,99. Beberapa toko disebut hanya menerima pasokan dalam jumlah terbatas menjelang peluncuran. Jagat Play juga melaporkan sejumlah gerai GameStop diperkirakan tidak memiliki unit untuk dijual pada hari pertama.
Situasi itu memperlihatkan bahwa pembeli bisa menghadapi keterbatasan stok di lebih dari satu produk. Mereka yang mengincar konsol sekaligus controller perlu memperhitungkan bahwa ketersediaan keduanya belum tentu sama. Belum ada keterangan tentang berapa banyak unit aksesori yang akan menyertai restock konsol.
Restock belum disertai jadwal dan jumlah unit
Konfirmasi bahwa Nintendo menyiapkan pasokan tambahan penting bagi konsumen yang melewatkan pre-order. Artinya, penjualan edisi ini tidak direncanakan hanya berlangsung dalam satu gelombang. Namun, pernyataan tersebut belum menjamin semua calon pembeli akan memperoleh unit, sebab detail distribusi berikutnya masih belum diumumkan.
Bagi calon pembeli, perbedaan antara kepastian restock dan kepastian waktu perlu diperhatikan. Nintendo telah menyatakan akan menyediakan tambahan, tetapi belum menjelaskan berapa banyak konsol yang dibuat atau kapan stok itu sampai ke toko. Karena itu, informasi dari retailer tetap menjadi hal yang perlu ditunggu, terutama bagi mereka yang hendak membeli dengan harga resmi.
Kelangkaan pada awal penjualan juga berpotensi mendorong pembeli mencari konsol melalui reseller. Jagat Play mengingatkan bahwa penjual pihak ketiga dapat menawarkan harga jauh lebih tinggi. Tanpa informasi harga reseller yang pasti, calon pembeli sebaiknya membandingkan penawaran dengan banderol resmi US$519,99 dan mempertimbangkan bahwa restock masih disiapkan.
Pembeli Indonesia masih mengandalkan jalur impor
Untuk konsumen di Indonesia, persoalannya bukan hanya soal cepat atau lambatnya restock. Jagat Play menyebut Nintendo baru akan masuk secara resmi ke Indonesia pada Desember 2026. Dengan jadwal itu, pembeli yang ingin mendapatkan konsol edisi Zelda sebelum ketersediaan lokal resmi masih harus mengandalkan barang impor dan pihak ketiga.
Kondisi tersebut membuat harga di pasar Indonesia belum bisa disamakan begitu saja dengan harga resmi di Amerika Serikat. Banderol US$519,99 menjadi acuan harga dari Nintendo untuk pasar AS, bukan harga jual yang dipastikan berlaku di Indonesia. Bahan yang tersedia juga belum memuat informasi mengenai harga lokal, toko yang akan menjualnya, atau jumlah unit yang akan masuk ke Tanah Air.
Peluncuran pada 29 Oktober mendahului jadwal masuk resmi Nintendo ke Indonesia yang disebut berlangsung pada Desember. Karena itu, pembeli di sini perlu menimbang pilihan antara mencari unit impor lebih awal atau menunggu informasi distribusi resmi. Untuk saat ini, hal yang sudah dipastikan baru rencana penambahan stok; tanggal dan jumlahnya masih menunggu pengumuman Nintendo.